Rabu, 05 Agustus 2015
BASIS DATA
Basis Data
Tradisional
Basis
data secara tradisional tersimpan dalam berbagai media seperti kertas kerja,
dokumen, foto dan lain-lain. Bentuk penyimpanan ini merupakan bentuk dokumen
fisik yang mungkin tersimpan dalam berbagai tempat, Bentuk penyimpanan seperti
ini memiliki kelemahan dalam hal pengelolaan data. Kelemahan tersebut dapat
dilihat sebagai berikut.
Data terpecah-pecah sehingga sulit dalam berbagai proses pemindahan dan
transfer
Memiliki media dan struktur penyimpanan yang bervariasi. Hal ini menyulitkan
dalam proses penyesuaian data.
Pencarian yang lambat akibat bentuk penyimpanan secara fisik, yang mengharuskan
seseorang membuka berbagai lembar atau dokumen yang banyak.
Bentuk fisik dalam basis data tradisional cenderung bersifat sektoral yang
hanya ditujukan untuk keperluan-keperluan tertentu. Penggunaan data secara
bersama-sama untuk berbagai tujuan menjadi sangat sulit.
Basis Data Modern
Basis data modern menyimpan berbagai data dalam bentuk digital. Model ini
memungkinkan pencarian, perubahan, dan penghapusan data dengan cepat dan mudah.
Bentuk basis data modern ini terkemas dalam sebuah sistem pengelolaan basis
data yang terpadu (DBMS/Data Bases Management System). Beberapa hal berikut
merupakan hal yang menguntungkan dalam terapan basisdata modern.
Data tersimpan dalam satu media.
Data yang berasal dari berbagai sumber terpisah memungkinkan untuk dihubungkan
dalam suatu jaringan.
Data memungkinkan untuk sering dilakukan pemeriksaan sehingga lebih menjamin
kebenaran dan kelengkapannya.
Memungkinkan dilakukan pencarian dan pengolahan dengan cepat.
Dalam bentuk ini data memungkinkan digunakan oleh berbagai penggunaka atau
sistem.
Basis data secara tradisional tersimpan dalam berbagai media seperti kertas kerja, dokumen, foto dan lain-lain. Bentuk penyimpanan ini merupakan bentuk dokumen fisik yang mungkin tersimpan dalam berbagai tempat, Bentuk penyimpanan seperti ini memiliki kelemahan dalam hal pengelolaan data. Kelemahan tersebut dapat dilihat sebagai berikut.
Data terpecah-pecah sehingga sulit dalam berbagai proses pemindahan dan transfer
Memiliki media dan struktur penyimpanan yang bervariasi. Hal ini menyulitkan dalam proses penyesuaian data.
Pencarian yang lambat akibat bentuk penyimpanan secara fisik, yang mengharuskan seseorang membuka berbagai lembar atau dokumen yang banyak.
Bentuk fisik dalam basis data tradisional cenderung bersifat sektoral yang hanya ditujukan untuk keperluan-keperluan tertentu. Penggunaan data secara bersama-sama untuk berbagai tujuan menjadi sangat sulit.
Basis data modern menyimpan berbagai data dalam bentuk digital. Model ini memungkinkan pencarian, perubahan, dan penghapusan data dengan cepat dan mudah. Bentuk basis data modern ini terkemas dalam sebuah sistem pengelolaan basis data yang terpadu (DBMS/Data Bases Management System). Beberapa hal berikut merupakan hal yang menguntungkan dalam terapan basisdata modern.
Data tersimpan dalam satu media.
Data yang berasal dari berbagai sumber terpisah memungkinkan untuk dihubungkan dalam suatu jaringan.
Data memungkinkan untuk sering dilakukan pemeriksaan sehingga lebih menjamin kebenaran dan kelengkapannya.
Memungkinkan dilakukan pencarian dan pengolahan dengan cepat.
Dalam bentuk ini data memungkinkan digunakan oleh berbagai penggunaka atau sistem.
HIRARKI DATABASE
Hirarki
adalah urutan atau aturan dari tingkatan abstraksi menjadi seperti struktur
pohon ataupun segitiga bertingkat. Jika data dan hirarki itu digabungan
lalu diproyeksikan dengan komputer maka akan berarti bagian-bagian yang saling
mnghubungkan 1 sama lainnya untuk membentuk suatu fungsi informasi yang
berbeda-beda.
Data harus disusun secara teratur
agar pengolahannya dapat dilakukan dengan baik dan efisien. Pengorganisasian
data dapat dibagi dalam enam tingkatan, yaitu :
1.
Bit adalah suatu sistem angka biner yang terdiri atas dua macam
nilai saja, yaitu 0 dan 1. Sistem angka biner merupakan dasar dasar yang dapat
digunakan untuk komunikasi antara manusia dan mesin (komputer) yang merupakan
sekumpulan komponen elektronik dan hanya dapat membedakan dua keadaan saja (on
dan off). Jadi bit adalah unit terkecil dari pembentuk data.
2.
Byte adalah bagian terkecil yang dapat dialamatkan dalam memori.
Byte merupakan sekumpulan bit yang secara konvensional terdiri
atas kombinasi delapan bit. Satu byte digunakan untuk mengkodekan satu
buah karakter dalam memori. Contoh: Kode Ascii untuk J ialah 10101010. Jadi byte
adalah kumpulan bit yang membentuk satu karakter (huruf, angka, atau tanda).
Dengan kombinasi 8 bit, dapat diperoleh 256 karakter (= 2 pangkat 8).
3.
Field atau kolom adalah unit terkecil yang disebut data. Field
merupakan sekumpulan byte yang mempunyai makna. Contoh: Joni yang
merupakan field nama. Jadi field ibarat kumpulan karakter yang
membentuk suatu kata.
4.
Record atau baris adalah kumpulan item yang secara logic
saling berhubungan. Setiap record dapat dikenali oleh sesuatu yang
mengenalinya, yaitu field kunci. Gambar dibawah merupakan contoh dari record. Jadi
record ibarat kumpulan kata yang membentuk satu kalimat yang berarti, misal
gambar dibawah mewakili kalimat: Joni memenmpuh mata kuliah MIS (kode IS101) dengan
nilai A.
5.
File atau tabel adalah kumpulan record yang sejenis dan secara
logic berhubungan. Pembuatan dan pemeliharaan file adalah faktor yang sangat
penting dalam sistem informasi manajemen yang memakai komputer. Jadi tabel
ibarat kumpulan baris/record yang membentuk satu tabel yang berarti, misal
gambar dibawah ini mewakili tabel nilai mata kuliah MIS.
6.
Database merupakan kumpulan file-file yang berhubungan secara logis
dan digunakan secara rutin pada operasi-operasi sistem informasi manajemen.
Semua database umumnya berisi elemen-elemen data yang disusun ke dalam
file-file yang diorganisasikan berdasarkan sebuah skema atau struktur tertentu,
tersimpan di hardware komputer dan dengan software untuk melakukan manipulasi
data untuk kegunaan tertentu. Jadi, suatu database adalah menunjukkan suatu
kumpulan tabel yang dipakai dalam suatu lingkup perusahaan atau instansi untuk
tujuan tertentu. Contoh suatu database adalah database akademik yang berisi
file-file: mahasiswa, dosen, kurikulum, dan jadwal yang diperlukan untuk
mendukung operasi sistim informasi akademik. Contoh suatu database sederhana
ditunjukkan oleh gambar dibawah ini.
Langganan:
Postingan (Atom)